Jumat, 18 April 2014

PERKEMBANGAN SISTEM INFORMASI DAKWAH

Perkembangan Sistem Informasi

Manusia mulai mempertukarkan informasi sejak dahulu kala, sekitar 3000 tahun sebelum masehi atau jik dihitung sudah lebih dari 5000 tahun yang lalu. Cara mempertukarkan informasi itu adalah dengan menuliskannya pada batu, kayu, papirus atau tanah liat. Awal sejarah perkembangan sistem informasi dimulai dari sini. Tanpa langkah yang dilakukan oleh manusia kuno ini, tidak akan ada perangkat teknologi canggih seperti komputer dan telepon seluler. Ada empat tahapan yang dilalui dalam perkembangan komunikasi dan informasi,diantaranya dapat kami jabarkan dibawah ini.

Periode pertama: Pra Mekanik

Pada periode ini, komunikasi menggunakan simbol untuk menyampaikan informasi. Pada tahun 3000-2000 sebelum masehi, manusia menggunakan gambar juga untuk menyampaikan pesan. Contohnya adalah bangsa Fenisia yang mendiami Timur Tengah (saat ini Lebanon) menciptakan model yang sama. Bangsa Yunani Kuno mengadaptasi simbol milik bangsa Fenisia dengan menambahkan huruf vokal yang membuatnya mudah digunakan. Bangsa Romawi Kuno kemudian memakainya juga, yang mana saat ini menjadi alfabet yang kita kenal dan gunakan saat ini. Pembuatan buku dari papirus yang dilekatkan dimulai pada tahun 600 sebelum masehi. Pada awalnya hanya pemuka agama dan pemimpin yang memiliki koleksi buku. Setelah itu ada bangsa Mesir Kuno yang menciptakan sistem angka, sehingga juga mengarahkan pada penemuan alat bantu hitung yang disebut abakus.

Periode kedua: Mekanik

Masa ini termasuk dalam masa abad pertengahan. Dimana orang sudah menggunakan peralatan untuk menyimpan, mengolah dan merekam informasi. Salah satu penemuan terpenting dalam masa ini adalah mesin cetak Gutenburg dari Jerman. Penyampaian informasi menjadi lebih mudah dikarenakan mesin cetak dapat memproduksi tulisan yang sama dalam jumlah besar. Pada tahun 1600, komputer atau mesin hitung pertama kali diciptakan oleh Blaise Pascal. Komputer ini disebut sebagai Pascaline dan dianggap sebagai titik awal mesin menggantikan otak manusia dalam menghitung data.

Periode ketiga: Elektromekanik

Pada masa ini, penggunaan listrik untuk memberikan energi untuk menjalankan penemuan mesin sesudah Pascaline terus ditemukan. Pada periode ini pula diciptakan telepon dan kode Morse untuk digunakan dalam komunikasi jarak jauh secara langsung. Kemudian diperkenalkan komputer pertama yang digunakan untuk menyimpan program dan data pada awal 1948. Komputer tersebut adalah Dubbed Manchester Mark 1. Komputer ini adalah awal penemuan teknologi selanjutnya yang sekarang menjadi komputer, laptop, tablet dan smartphone.

Periode keempat: Elektronik

Jean Hoerni mengembangkan transistor planar pada tahun 1957. Alat ini dapat mengintegrasikan semua sirkuit yang diciptakan tahun-tahun selanjutnya. Pada tahun 1960, Departemen Pertahanan Amerika Serikat mendirikan ARPANET (Advanced Research Project Agency NETwork) yang mana ini adalah cikal bakal dari Internet yang anda gunakan sekarang ini. Pada saat itu ARPANET hanya digunakan untuk pemerintah, penelitian dan universitas. Peneliti dari MIT yang bernama Licklider memperluas ARPANET ke jaringan komputer di seluruh dunia untuk interaksi sosial. Ini terjadi pada tahun 1962. Pada tahun 1968, Andrew Grove, Gordon Moore dan Robert Noyce telah menciptakan mikrochip pertama kalinya. Mereka lalu menjual rancangan tersebut kepada intel untuk diproduksi secara massal.
Setelah keempat era ini, perkembangan teknologi berlangsung secara cepat. Ditemukannya sistem operasiUNIX, komputer dari Apple, sistem operasi Windows, Linux, era dot com dan masih penemuan terbaru lainnya yang belum bisa kita sebutkan satu persatu. Semoga artikel penjelasan sejarah perkembangan sistem informasi di atas bisa menambah pengetahuan kamu di dunia komputer. (iwan)
Sejarah perkembangan sistem informasi
Reviewed by vicky on 
Rating: 4.5

Kamis, 10 April 2014

LANGKAH-LANGKAH PERSIAPAN PIDATO

hari ini saya akan menerangkan tentang langkah-langkah persiapan pidato. agar tidak menimbulkan salah pengertian, terlebih dahulu akan di kemukakan jenis-jenis pidato, sehingga rekan-rekan dapat memahaminya.
          menurut ada tidaknya persiapan, ada 4 jenis pidato yaitu impromtu, manuskrip, memoriter, dan extempore. (jalaludin rahmat :17)

---IMPROMTU : pidato ini biasanya di sampaikan pada acara-acara tidak resmi. pidato impromtu di sampaikan tanpa persiapan dan tidak menggunakan naskah.
---MANUSKRIP : pidato ini biasanya menggunakan naskah. juru pidato menggunakan naskah dari awal hingga akhir. jenis pidato manuskrip biasanya digunakan oleh pejabat pemerintah, negara atau toko-toko nasional. namun pidato ini tetap memerlukan persiapan yang cukup matang.
---MEMORITER : pidato jenis ini biasanya di tulis kemuadian dalam penyampaiannya di ingat kata demi kata.angkah persiapan lebih banyak terarah kepada usaha mengingat pidato, di samping menulis naskah dengan baik.
---EKTEMPORE : pidato inilah yang di katakan pidato yang paling baik(dari sudut teori komunikasi) pidato ektempore sering digunakan oleh juru pidato yang mahir. dalam  penyampaian pidato , juru pidato tidak menggunakan naskah. oleh karena itu, langkah-langkah harus di persiapkan dengan baik dan matang.

Sabtu, 22 Maret 2014

sistem informasi dakwah

assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh
baiklah kawan kawan ku hari ini kuliah dengan mata kuliah sistem informasi dakwah. 

SISTEM INFORMASI DAKWAH

sebelum menginjak pada pokok persoalan kita bahas dulu satu per satu yang pertama yaitu sistem... sistem adalah gabungan dari berbagai bagian atau komponen yang saling bergantungan untuk bekerja bersama-sama dan untuk mencapai tujuan tertentu. seperti halnya mobil, mobil itu adalah serangkaian sistem jika ada salah satu rangkaian tidak ada di bagian tersebut maka mobil tidak akan berjalan. dan bagian-bagian dari sistem itu di sebut sub sistem.

sistem menurut para ahli


  • Pengertian sistem menurut Ludwig Von Bartalanfy Sistem merupakan seperangkat unsur yang saling terikat dalam suatu antar relasi diantara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan.
  • Pengertian sistem menurut L. Ackof Sistem adalah setiap kesatuan secara konseptual atau fisik yang terdiri dari bagian-bagian dalam keadaan saling tergantung satu sama lainnya.
  • Pengertian sistem Menurut ANATOL RAPOROT Sistem adalah suatu kumpulan kesatuan dan perangkat hubungan satu sama lain.
sedangkan mmenurut klasifikasinya yaitu
  • Sistem deterministik (deterministic system) adalah suatu sistem yang operasinya dapat diprediksi secara tepat, misalnya sistem komputer.
  • sistem probabilistik (probabilistic system) adalah sistem yang inputnya sudah ditentukan tetapi pada outputnya seringkali berbeda hasil yang diharapkan atau melampaui apa yang kita harapkan. contohnya ... jika kita mengajar/mendidik anak TK belajar berhitung tambahan maka kita tidak pernah tau sesampainya di rumah apakah anak itu bisa menerap ilmu kita atau malah melebihi apa yang kita ajarkan... jadi outpunya tidak pasti.
  • sistem terbuka (open system) adalah sistem yang bisa bertukar materi dan bisa di ubah-ubah. misalnya suatu perangkat android yang bisa kita ubah aplikasinya dan kita sendiri yang bisa mengoperasikanya.
  • Sistem tertutup (closed system) adalah sistem yang tidak bertukar materi, informasi, atau energi dengan lingkungan.sistem ini tidak bisa di ubah-ubah kecuali orang yang pertama yang membuat sistem tersebut.
  • RELATIVELY CLOSED SISTEM adalah Sistem yang tertutup tetapi tidak tertutup sama sekali untuk menerima pengaruhpengaruh lain. Sistem ini dalam operasinya dapat menerima pengaruh dari luar yang sudah didefinisikan dalam batas-batas tertentu. contohnya yaitu pada sistem auto pilot pada pesawat.
  • Natural sistem adalah sistem yang di bentuk dari kejadian alam.
oke kawan-kawan hanya sampai disini saja penjelasan dari saya tentang pelajaran mata kuliah sistem informasi dakwah. sampai jumpa lagi pada sabtu yang akan datang. saya ari winarko
wasalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.

Kamis, 16 Januari 2014

ANAK BUTA DAN SEORANG LELAKI

ANAK BUTA DAN SEORANG LELAKI
Pagi itu seorang anak buta duduk di depan sebuah gedung perkantoran dengan tangan memegang topi sambil menengadahkannya memohon belas kasihan. Di sebelah anak kecil tersebut terdapat sebuah papan dengan tulisan “Saya buta, tolonglah saya”. Dan terdapat beberapa buah koin rupiah yang berhasil dikumpulkannya.
Sesaat kemudian tampak seorang pria berjalan lewat di depan anak tersebut. Tiba-tiba dia berhenti dan merogoh sakunya serta mengambil satu lembar uang dan meletakkannya di dalam topi tersebut. Kemudian ia menambil papan tulisan tersebut, menghapusnya dan menuliskan sebuah kalimat lain. Lalu ia meletakkannya kembali di tempat semula di samping anak buta tersebut agar setiap orang yang melewati anak tersebut dapat melihat dan membaca tulisan tersebut dengan jelas.
Tak lama setelah itu, tampak topi yang dipegang anak buta tersebut mulai banyak terisi. Hampir setiap orang yang lewat berhenti dan memberi anak buta tersebut uang.
Saat sore tiba, lelaki yang merubah tulisan tersebut kembali melintas di depan anak tersebut. Si anak yang mengenal langkah kaki tersebut berusaha menghentikan dan bertanya, “Bukankan anda yang telah mengubah tulisan di papan ini tadi pagi? Apa yang anda tulis?”
Lelaki tersebut menjawab, “Saya menulis sebuah kenyataan, saya menulis apa yang kamu tulis tapi dengan cara berbeda.”
Lelaki tersebut menulis: “Hari ini sangat indah dan saya tidak bisa melihatnya.”
Apakah pembaca berpikir bahwa tidak ada bedanya tulisan pertama dengan tulisan pengganti tersebut?
Tentu, bahwa kedua tulisan menyebutkan bahwa si anak buta. Tapi tulisan pertama lugas menyebut si anak buta. Sedangkan tulisan kedua memberitahu orang-orang bahwa mereka sangat beruntung masih dapat melihat. Dan ternyata tulisan berbeda dan yang kedua tampak sangat efektif.

Dan Dia-lah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian pendengaran, penglihatan dan hati. Amat sedikitlah kamu bersyukur (Al-Mu’minun: 78)